
Kudus – Kegiatan sosialisasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang digelar Bagian Humas Setda Kudus, rupanya bukan saja membuat paham masyarakat Kudus. Namun juga sangat menguntungkan bagi sebagian besar warga lainnya.
Sosialisasi yang dilakukan Bagian Humas memang berbeda. Yakni dengan memutarkan film terkait dengan penggunaan dana cukai. Film ini diputar dengan konsep layar tancap, dan dibawa keliling dari satu desa ke desa yang lainnya.
Kegiatan ini ternyata sangat menarik perhatian warga. Hiburan layar tancap yang dulu sering dilakukan dan sudah ditinggalkan, tiba-tiba saja dihadirkan di hadapan mereka kembali. Sehingga ini menjadi warna tersendiri bagi warga.
Bukan hanya warga yang mendapat hiburan. Namun ada juga pihak lain yang mendapatkan berkah dari kegiatan ini. Yakni para pedagang kaki lima (PKL) yang biasanya datang saat acara berlangsung. Karena lokasinya di lapangan luas, maka benar-benar seperti pasar malam suasananya.
”Saya juga sangat kaget dengan antusiasme warga terhadap pemutaran film mengenai cukai yang kita laksanakan beberapa waktu lalu. Karena yang hadir banyak sekali. Termasuk para PKL yang memanfaatkan kesempatan itu untuk berdagang,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno.
Dari sana juga, Winarno mengatakan bahwa para pedagang dan warga berharap kegiatan itu bisa rutin dilaksanakan. Sehingga mereka bisa semakin memahami akan aturan cukai, dan bisa mendapatkan hiburan gratis. ”Kami hanya berharap bahwa tahun-tahun ke depan, akan banyak kegiatan yang melibatkan warga yang semakin banyak digelar,” harapnya.
Semua kegiatan yang dilakukan itu, adalah bagian dari pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28/PMK.07/2016 tentang Penggunaan, Pemanfaatan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, termasuk juga sosialisasi Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.
Kegiatan pemutaran film video iklan cukai itu, memang bentuk kreativitas dari sosialisasi program pemerintah yang dilaksanakan Pemkab Kudus. Kegiatan penayangan video iklan yang dikemas dengan pemutaran layar tancap dari Bagian Humas Setda tersebut, ternyata mampu menyedot perhatian ribuan warga masyarakat .
Di setiap desa tempat dilaksanakannya kegiatan itu, ribuan warga setempat, termausk dari desa lain, mendatangi lokasi diputarnya film tersebut. ”Memang tujuan kami adalah semoga kegiatan penayangan ini, selain mensosialisasikan aturan cukai dan program pemkab, juga membawa manfaat untuk warga sekitarnya,” kata Winarno.
Winarno menyebutkan bahwa tujuannya selain masyarakat mengetahui dan memahami tentang penggunaan dan aturan cukai, juga mengetahui program kegiatan yang sudah dilaksanakan dari Pemkab Kudus.
”Video iklan layanan cukai ini kami kemas dalam penayangan film layar tancap. Selain itu ditayangkan juga program-program dari Pemerintah Kabupaten Kudus, seperti program Kredit Usaha Produktif. Yang merupakan salah satu program peningkatan kesejahteraan masyarakat, di mana Bupati Kudus H Musthofa sebagai inisiator atau penggagas program tersebut,” terangnya






0 komentar:
Posting Komentar