Senin, 17 Oktober 2016

Asyik, Pelajar dan Masyarakat Karimunjawa Dibekali Workshop Kebudayaan dan Keahlian



Jepara – Festival Barikan Karimunjawa yang digelar 13 – 19 Oktober mendatang bakal dimeriahkan dengan puluhan workshop. Workshop tersebut terdiri dari workshop kebudayaan, kesenian, dan keahlian yang diharapkan bisa dikembangkan dengan maksimal para peserta.

Koordinator workshop Festival Barikan Karimunjawa 2016 Saba mengatakan, sesuai rencana ada 20 workshop yang akan dilakukan selama tujuh hari. Di antaranya adalah workshop Batik Tulis, Walang Tenda, Wayang Alang- Alang, Wayang Dongeng, Sablon, Handycraft, Batik Celup, Film, Sejarah, Fotografi dan masih banyak lagi.
”Peserta yang dibidik adalah pelajar hingga masyarakat umum. Dengan begitu tujuan supaya masyarkat Karimunjawa terutama pelajar bisa lebih mencintai kebudayaan, kesenian serta guna menambah wawasan dan pelajaran barubisa tercapai,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, selama dua hari ini sudah menggelar beberapa workshop diantaranya adalah worksop belajar Gamelan yang diselenggarakan di Sanggar Seni Tradisional Samudro Kuncoro Karimunjawa yang diikuti puluhan peserta dari pelajar tingkat SMA. Kemudian workshop menggambar diselenggarakan di Ranting Bambu juga diikuti puluhan peserta pelajar.
Workshop pelatihan membuat handy craft juga juga hari ini digelar di Pulau Kemujan tepatnya di Bunga Jabe, workshop tersebut juga diikuti oleh puluhan peserta. Serta memberikan pembelajaran tentang membatik tulis yang diikuti puluhan siswa siswi sekolah dasar.
”Untuk pemateri workshop kami bekerja sama dengan beberapa komunitas seni, budaya, sejarah dan beberapa pihak yang berkompeten di bidang masing-masing, mereka berasal dari Jepara  Karimunjawa, dan beberapa kota lainnya juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua panitia Festival Barikan Karimunjawa 2016 Srianto mengatakan, untuk persiapan puncak Barikan yang akan diselemggarakan pada 20 Oktober mendatang, segala persiapan sudah dipersiapkan.
Di antaranya dengan menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah desa setempat bersama masyarakat sekitar. Hal ini dilakukan agar puncak Barikan nantinya bisa berjalan lancar dan sukses.
”Sore tadi kami juga menggelar latihan tari di alun-alun Karimunjawa, diikuti sedikitnya 200 penari siswi. Nantinya ratusan penari tersebut akan dipentaskan dalam puncak Barikan,” terang Srianto. www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

0 komentar:

Posting Komentar