Senin, 17 Oktober 2016

Kawat Listrik Jebakan Tikus di Pati Makan Korban

Pati – Kebiasaan warga di Kabupaten Pati menggunakan setrum atau listrik untuk memberantas hama tikus di sawah, memakan korban. Sakiman (54), petani di Desa Ngawen RT 2 RW 2, Kecamatan Margorejo, Pati, meregang nyawa setelah tersengat listrik dari kawat yang dialiri listrik untuk jebakan tikus di sawahnya.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/10/2016) kemarin. Kejadian bermula, ketika Sakiman tengah mengelilingi sawahnya yang berpagar kawat listrik, untuk membunuh hama tikus. Namun, Sakiman justru secara tidak sengaja menyentuh kawat yang teraliri listrik.
Sontak, kawat dengan tegangan arus listrik tinggi tersebut, langsung menyengat korban hingga merenggut nyawanya. Saat itu, istri dan anak korban mencarinya karena korban belum pulang hingga malam.
Ketika sampai di area persawahan, keduanya terkejut bukan kepalang karena melihat Sakiman dalam keadaan kaku, gosong dan sudah tidak bernyawa.
“Bapak berangkat ke sawah pada jam 15.00 WIB. Hingga pukul 19.00 WIB, bapak belum pulang. Padahal, sore sebelum magrib biasanya sudah pulang. Saya dan ibu langsung mencari bapak ke sawah. Kami temukan bapak sudah tidak bernyawa,” ungkap Aris Siswanto, anak korban, Senin (17/10/2016).
Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan telentang dengan posisi tangan kanan menempel pada kawat listrik. Saat proses evakuasi, keluarga mematikan arus listrik yang mengaliri kawat.
Kapolsek Margorejo AKP Eko Pujiyono membenarkan adanya kejadian tersebut. Setelah mendapatkan laporan warga, pihaknya bersama anggota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah dilakukan pemeriksaan visum luar pada jenazah korban, terdapat luka bakar, yaitu pada bagian jari dan lengan kanan gosong dengan luka menganga sepanjang 12 cm.
Sebelumnya, Muspika Margorejo sudah mengimbau warga untuk tidak menggunakan jebakan tikus dengan pagar yang terbuat dari kawat listrik. Pasalnya, kawat listrik telah memakan banyak korban, baik pemilik sawah maupun warga yang tidak sengaja menyentuh.
“Kejadian ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, ada beberapa kasus yang sama dan korbannya meninggal. Kami mengimbau kepada semua warga untuk tidak menggunakan kawat listrik untuk membasmi tikus,” imbau AKP Eko. www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net

0 komentar:

Posting Komentar